Follow Us @farahzu

about farahzu

Seorang istri yang mewajibkan dirinya tetap berkembang dalam peran apapun yang sedang dijalaninya. Saat ini saya dan keluarga menetap di sebuah kota jauh. Bekasi.

Pernah kuliah di Psikologi UI angkatan 2005, setelah sebelumnya lulus dari SMAN 1 Bekasi.

Mulai menulis buku harian sejak kelas 2 SD, dan berencana membakar buku-buku hariannya 3 hari sebelum menikah. Tapi belum kesampaian, masih tersembunyi di rumah orang tua saya di Bekasi sana. Sssstt!!
Alhamdulillah sudah mengenal blog sejak tahun 2006, jadi ga ada lagi rencana bakar-bakaran... hehe..

Pertama nge-blog di friendster, lalu pindah dan bertahan 5 tahun di farahzu.multiply.com, sampai akhirnya para penghuni blog multiply digusur sama sang CEO. Lalu disinilah saya berlabuh setelahnya.

Berdasarkan tahun-tahun yang telah saya lalui dalam tulisan, saya seolah-olah sedang mengikuti perkembangan diri saya ketika membaca-baca ulang tulisan saya dari masa ke masa. Sebut saja bagaimana sok tuanya saya tergambar di buku harian kelas 5 dan 6 SD, betapa dinamisnya pergaulan saya waktu SMP, betapa militan dan kakunya saya waktu SMA sampai tahun-tahun awal saya kuliah, sampai begini caurnya saya selepas itu semua. Menulislah.

Anyway, itu alasan pertama. Jadi ada 3 alasan yang membuat saya berusaha istiqomah untuk mengisi blog saya dengan tulisan-tulisan. Pertama, yang di atas tadi. Kedua, supaya bisa dibaca sampai anak-cucuku nanti. Hihihi... Iya, mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk mereka, jadi mereka bisa belajar tidak dari nol lagi, dengan cerita-cerita dan hikmah di blog ini. Dan yang lebih pen.ting.la.gi adalah, untuk antisipasi kalau-kalau suatu hari nanti saya jadi tokoh terkenal, lalu tulisan-tulisan saya dari kecil itu bisa dijadikan dokumen sebagai bahan analisis tentang kepribadian, sejarah hidup, dan biografi saya. Hehehehehehee...
^__________^v

#About Me

4 comments:

  1. semoga anda juga bisa lebih bijaksana dalam menulis artikel. Saya nyasar ke artikel "seandainya saya laki-laki" menurut saya manja, terlalu banyak menuntut laki-laki tanpa mau introspeksi diri. Maaf sebelumnya dan terima kasih.

    ReplyDelete
  2. terima kasih :) itu kan juga tulisan tahun 2007, saat saya masih kaku parah. Isi blog ini tidak ada perubahan, sengaja saya biarkan supaya saya juga bisa melihat perkembangan psikologis dan kebijaksanaan saya sendiri dari tahun ke tahun.

    Terima kasih sudah membaca dan semoga anda juga lebih bijaksana dengan tidak men-judge hanya karena sudah baca 1 dari ratusan artikel yang ada. Aamiin

    ReplyDelete
  3. Kak Faraaaahhh.. semoga istiqomah ya berbagi lewat tulisan. Dan semoga tulisannya bisa bermanfaat dan bernilai barokah. Aamiiinn

    ReplyDelete